Htms090+sebuah+keluarga+di+kampung+a+kimika+upd -

“Kami tahu ini tanah kampus. Tapi sejak saya kecil, di sini sudah ada kampung. Bapak saya dulu juga kerja di sini,” kata Mang Romy dengan nada datar.

Pada tahun 2022, UPD merencanakan revitalisasi area Kimika untuk perluasan laboratorium dan pusat riset. Rencana itu belum sepenuhnya terealisasi, namun angin penggusuran sudah tercium. HTMS090 mendokumentasikan bagaimana keluarga Sarmiento mempersiapkan diri secara psikologis dan finansial — termasuk menyembunyikan tabungan di bawah lantai kayu dan mendaftar program relokasi yang belum jelas ujungnya. Menariknya, banyak mahasiswa kimia dan biologi UPD tidak menyadari bahwa di belakang ruang kuliah mereka, ada keluarga yang memasak, tidur, dan bermimpi di sela-sela bau formaldehida dan aseton. htms090+sebuah+keluarga+di+kampung+a+kimika+upd

Sejak tahun 1992, Mang Romy — yang bekerja sebagai penjaga malam di salah satu gedung fakultas — membangun rumah ini sedikit demi sedikit dari kayu bekas, triplek, dan seng. Aling Nena berjualan gorengan di depan gerbang sisi timur kampus. Proyek HTMS090 dimulai pada bulan Agustus 2023, dipimpin oleh Dr. Maria Lourdes Tan, seorang dosen antropologi perkotaan. Tim peneliti merekam setiap aspek kehidupan keluarga Sarmiento selama 9 bulan: pola makan, interaksi dengan mahasiswa, hubungan dengan aparat kampus, hingga mimpi-mimpi kecil yang mereka simpan rapat. “HTMS090 bukan sekadar nomor. Setiap huruf dan angka mengandung makna: H untuk Habitat , T untuk Tahan Hidup , M untuk Masyarakat Marginal , S untuk Survival , 090 menandakan bahwa ini adalah kasus ke-90 yang kami dokumentasikan di area kimika UPD sejak 2018,” jelas Dr. Tan. Rutinitas di Kampung A Setiap hari, Jun membantu ibunya berjualan sebelum berangkat kerja sebagai asisten laboratorium dadakan di laboratorium mikrobiologi — pekerjaan tidak resmi yang dia jalani dengan gaji harian. Maya kuliah di jurusan pendidikan kimia di sebuah universitas swasta, biaya kuliahnya ditanggung dari tabungan Aling Nena yang menyisihkan 30% pendapatan setiap hari. “Kami tahu ini tanah kampus